| Start: | Jul 7, '07 |
| End: | Jul 12, '07 |
| Location: | Taman Budaya Yogyakarta |
Festival Gamelan Yogyakarta
Kompas, Jumat, 29 Juni 2007
Forum Ekspresi Kaum Muda
Yogyakarta, Kompas - Event internasional tahunan 12 th Yogyakarta Gamelan Festival atau Festival Gamelan Yogyakarta XII kembali digelar pada 7-11 Juli 2007 di Yogyakarta. Selain menghadirkan belasan seniman musik gamelan (musik tradisional) dari berbagi wilayah di Tanah Air dan mancanegara, YGF secara khusus juga memberi forum untuk kreasi anak muda dan pelajar "Gamelan Gaul".
Di bagian awal YGF, 7-8 Juli, "Gamelan Gaul" akan menampilkan puluhan grup pelajar dan mahasiswa, tidak cuma dalam konser tapi juga modern dance, talkshow, serta games bernuansa gamelan.
"Tahun ini kami coba memberi porsi bagi para remaja dan kaum muda. Tak bisa tidak, mereka mesti kenal dan dikenalkan dengan gamelan agar mencintai dan melestarikan gamelan," ujar Sapto Raharjo, yang baru saja pulang sebagai dosen gamelan di sejumlah universitas di California, Amerika Serikat, Rabu (27/6).
Sapto mengakui, gamelan di tangan anak muda harus diberi jiwa bebas, dalam menafsirkan, dan dalam cara berekspresi. "Jangan harap mereka meniru yang tua-tua. Biar saja apa mau mereka. Lama-lama, kan, ketemu spiritnya gamelan," kata Sapto.
Di situlah letak dinamisasi sekaligus bukti apakah gamelan bisa direspons anak muda atau tidak, di tengah pluralitas zaman.
Selain memberi tempat bagi kaum muda, YGF 2007 tetap menghadirkan musisi gamelan asing Alex Dea (Amerika Serikat), Motohide Tahuci (Jepang), dan Jack Body (Selandia Baru). Jack akan berduet dengan penyanyi keroncong Waljinah.
Selain mereka, ada juga sejumlah musisi asal Kanada, Australia, Perancis, dan Malaysia. Namun, musisi-musisi dalam negeri seperti dari Bandung, Solo, Pekanbaru, Madura, Jakarta, Malang, dan Yogyakarta tentu tidak ketinggalan. Sapto sendiri akan ber-jam session.
YGF yang akan digelar di halaman Taman Budaya Yogyakarta, diselenggarakan Komunitas Gayam 16, bekerja sama dengan Taman Budaya Yogyakarta, Blass Group, Geronimo FM, Lembaga Indonesia Perancis, dan Jogja TV. (PRA)