south-east's posts with tag: ekspedisi semeru

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag ekspedisi semeru
ddd
dThumbnaild
ddd
Tengger

Gunung Semeru adalah salah satu gunung yang terletak di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Gunung Semeru dikenal sebagai gunung yang tertinggi di Jawa (3.676 dpl ). Gunung ini masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Taman Nasional ini terdiri dari pegunungan dan lembah seluas 50.273,3 Hektar. Terdapat beberapa gunung di dalam Kaldera Gn.Tengger antara lain; Gn.Bromo (2.392m) Gn. Batok (2.470m) Gn.Kursi (2,581m) Gn.Watangan (2.662m) Gn.Widodaren (2.650m). Terdapat empat buah danau (ranu): Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Kumbolo, Ranu Darungan.

Selain pesona historisnya, Gunung Semeru dan gunung lainnya yang berada dalam kompleks Taman Nasional mempunyai pesona kemasyarakatannya yang khas. Suasana yang khas pedesaan tradisional masih mewarnai kehidupan masyarakat kaki gunung Semeru.

Di desa Ranu Pani, yang merupakan desa terdekat dengan Puncak Mahameru, kehidupan masyarakat sangat tergantung oleh kehidupan berladang. Hasil ladang yang banyak dihasilkan antara lain bawang frey, kentang, kubis, dan sayur-sayuran. Kondisi alam yang mendukung membuat hasil ladang yang dihasilkan di Ranu Pani memiliki kesegaran dan mutu yang cukup baik.

Kehidupan masyarakat yang bergantung pada ladang itulah yang membuat hampir sebagian besar masyarakat Ranu Pani berusaha menjaga hubungannya dengan alam. Kontur ladang yang berada di bukit miring membuat mereka harus selalu berhati-hati dalam mengerjakan tugasnya. Memang kehidupan berladang sangat kental dan berperan penting bagi mereka.

Sebagai sebuah daerah yang bersuhu dingin, peran kayu menjadi sangat penting bagi masyarakat Ranu Pani. Saking pentingnya peran kayu tersebut, ada kepercayaan di masyarakat Ranu Pani yang mensakralkan peran penting kayu. Masyarakat Ranu Pani mempunyai aturan yang melarang seseorang untuk melangkahi tungku dan kayu yang sedang terbakar. Mereka percaya bila seseorang melangkahi tungku dan kayu yang digunakan untuk memasak, maka makanan yang dimasak tersebut akan berubah menjadi racun dan dapat menyebabkan terjadinya kematian salah satu anggota keluarga.

Peran penting kayu bagi masyarakat Ranu Pani juga mempengaruhi peran sosial masing-masing individu di masyarakat Ranu Pani. Siapapun laki-laki yang sudah mampu mencari kayu bagi keluarganya dianggap telah menjadi pribadi yang sudah dewasa dan harus mengemban kewajiban untuk ikut serta dalam berladang. Selain itu peran kayu juga berpengaruh kepada hubungan perkawinan yang terjadi di masyarakat Ranu Pani. Seseorang laki-laki yang melamar seorang gadis, haruslah membawa kayu bakar sebagai syarat untuk menikah.
Penghormatan akan kayu seperti yang dilakukan oleh masyarakat Ranu Pani mungkin akan sulit dimengerti oleh orang luar. Hanya saja memang begitulah kearifan lokal yang ada di masyarakat Ranu Pani.

Selain kearifan dan kepercayaannya, masyarakat Ranu Pani ternyata juga masih memperhatikan masalah pendidikan. Meskipun pendidikan formal hanya menyentuh tingkat SLTP, ada beberapa orang yang peduli dengan masalah pendidikan di Ranu Pani. Di desa Ranu Pani, ada beberapa yayasan mencoba memberikan pendidikan bagi masyarakat Ranu Pani. Meskipun terhambat oleh masalah sedikitnya sumber daya manusia, pendidikan di Ranu Pani masih dapat berjalan.

Sebagai sebuah desa yang berada di kaki gunung dan jauh dari peradaban kota, memang Ranu Pani masih menjaga dan menghidupi kearifan lokalnya. Jauhnya jarak dari kota dan modernitas membuat kehidupan masyarakat selalu teratur dan tidak banyak berubah. Segala kepercayaan dan aturan-aturan terus dipegang dengan baik agar pada nantinya masyarakat Ranu Pani dapat bersahabat dengan gunung Semeru yang menjadi sumber kehidupan mereka.

Memang semua kepercayaan, kehidupan dan kearifan lokal yang ada di desa Ranu Pani ini dapat menjadi sebuah kekayaan tersendiri bagi sebuah gunung yang bernama Semeru. Kini tidak hanya keindahan alam saja yang menjadi pesona bagi Gunung Semeru. Namun pesona kemasyarakatan dan kearifan lokal masyarakat yang tinggal pun mampu menambah kekayaan dan keindahan gunung Semeru yang telah lama dikenal orang sebagai gunung tempat tinggal para dewa.

foto : Atmajaya Photography Club (Eldest/Mike/Neo/Reza/Anggun/Titit)


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help